Jumat, 27 Januari 2012

Barang Di Toilet Yang Menyimpan Banyak Kuman


Mungkin saja banyak orang merasa jijik ketika melihat toilet dalam keadaan kotor dan berlumut. Toilet memang salah satu lokasi kuman bersarang, dan menyimpan sejuta bakteri.tak hanya toilet, ada benda-benda di rumah Anda yang juga bisa lebih kotor dari toilet.
Coba Anda simak beberapa barang yang juga menyimpan kuman lebih banyak dari toilet,
Mobil.
Lebih dari 20 persen kasus penyakit infeksi paru-paru disebabkan oleh genangan air dalam botol pencuci kaca depan. Dari 250 mobil yang diperiksa di Inggris ditemukan, beberapa mobil yang memiliki 330.000 kali lebih banyak bakteri dibandingkan toilet.

Tas.
Tas kesayangan Anda bisa menjadi tempat bersarangnya kuman penyakit. Jangan pernah meletakkan tas sembarangan, apalagi menyimpannya di bawah meja, di dekat dapur atau di area dekat makanan disiapkan.

Sikat gigi.
Virus termasuk flu dan herpes bisa hidup pada sikat gigi sampai seminggu dan kembali menginfeksi pengguna, bahkan bisa menyebar pada sikat gigi lain yang berada di sekitarnya.

Pengering tangan.
Udara hangat yang keluar dari pengering tangan bisa terkontaminasi oleh bakteri. Hal ini dapat meningkatkan kuman menempel di tangan 255 persen,

Ponsel.
Ponsel ternyata lebih kotor dari kloset duduk, sol sepatu bahkan gagang pintu rumah Anda. Joanna Verran, profesor mikrobiologi di Universitas Manchester Metro-politan, mengatakan, “Panas yang dihasilkan ponsel menciptakan tempat kuman berkembang biak, yang akhirnya bisa menempel di kulit wajah Anda.

Banyak Tidur Membuat Kantong Mata Bengkak


Bengkak serta lingkaran hitam di sekitar mata sering disamakan dengan kebuasaan kerja lembur dan kurangnya tidur. padahal tak selamanya demikian, sebab terlalu banyak tidur ternyata juga bisa memicu terbentuknya kantong mata. Bagi yang sangat memperhatikan penampilan, kantong mata yang bengkak dan menghitam tentu sangat mengganggu. Lain halnya saat seseorang butuh pencitraan, kantong mata justru bisa memberi kesan sebagai pekerja keras yang tak kenal lelah. Sebab sebenarnya pemicu utama terbentuknya kantong mata adalah faktor penuaan dan penumpukan cairan. Tidak selalu karena kurang tidur, sebab nyatanya terlalu banyak tidur juga bisa menyebabkan mata membengkak.
Jaringan yang longgar ini mudah terisi cairan sehingga tampak bengkak, sementara pembuluh darah yang juga melebar membuat warna di sekitar jaringan tersebut menjadi lebih gelap. Selain terkait masalah tidur, Shmerling mengatakan kantong mata juga dipicu oleh beberapa kondisi seperti alergi, premenstruasi, konsumsi garam berlebih, keturunan dan efek samping obat. Bisa juga menandakan adanya masalah di hati, terutama jika disertai keluarnya keringat di sekitar mata. Bahkan untuk mengencangkan kembali pembuluh darah yang mengendur, sebagian orang menyarankan untuk memakai krim obat haemorrhoid (wasir) di sekitar mata.
Beberapa cara yang lebih aman dan paling sering dilakukan untuk meredakan bengkak pada kantong mata antara lain sebagai berikut:
1. Kompres dengan teh celup yang telah direndam dengan air dingin
2. Kompres dengan irisan timun, lemon atau tomat
3. Kompres dengan bola katun yang direndam minyak mawar
4. Kurangi konsumsi garam untuk menghindari penumpukan cairan.

Bahaya Obat Tradisional


Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 46 obat tradisiional atau jamu baik dalam bentuk serbuk atau kapsul yang ternyata dicampur dengan bahan kimia obat (BKO) seperti parasetamol, sibutramin, sidenafil dan tadalafil dengan dosis yang tinggi. Bahan kimia obat yang dicampurkan ke dalam obat tradisional ini kebanyakan masuk ke dalam kategori obat keras dengan dosis yang jauh daripada dosis yang dianjurkan. Sehingga jika masyarakat mengonsumsi obat ini secara terus menerus, maka nantinya bisa merusak ginjal dan hati.
“Pengawasan obat tradisional yang beredar pada semester pertama (Januari-Juni) 2010 masih ditemukan obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat yang dilarang untuk dicampurkan,” ujar Kepala BPOM Dra Kustantinah, Apt, M.App.Sc.
Hasil pengawasan obat tradisional yang dicampur dengan bahan kimia obat dalam kurun waktu 10 tahun menunjukkan kecenderungan yang berbeda, yaitu:
1. Pada tahun 2001-2007 temuan obat tardisional yang dicampurkan dengan BKO menunjukkan ke arah obat rematik dan penghilang rasa sakit (misalnya sakit kepala), seperti mengandung fenilbutason dan metampiron.
2. Sejak tahun 2007 temuan obat tradisional yang dicampurkan dengan BKO menujukkan adanya perubahan, karena cenderung ditemukan pada obat penambah stamina untuk laki-laki dan juga obat pelangsing untuk perempuan. Biasanya mengandung sibutramin, sidenafil dan tadalafil.
3. Sebagian besar hasil temuan ini merupakan produk ilegal atau tidak terdaftar di Badan POM, tapi mencantumkan nomor pendaftara fiktif pada labelnya.
Kustantinah menyarankan kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada serta tidak mengonsumsi obat tradisional yang termasuk ke dalam kategori public warning. Karena produk-priduk ini dapat menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan bahkan bisa berakibat fatal. “Kita tidak ingin masyarakat pada akhirnya mendapatkan penyakit yang kritikal setelah mengonsumsi obat-obat tradisonal ini,” ungkapnya.

Alasan Berhenti Diet


1. Kurang nutrisi
Sebagian besar program diet justru tidak sehat dan malah membuat kita menjadi malnutrisi. Beberapa diet mengharuskan kita untuk melakukan hal yang ekstrem, meninggalkan makanan favorit kita, dan menghindari satu kelompok makanan yang sebenarnya penting. Padahal, pola makan yang sehat adalah makanan yang mengandung SEMUA nutrisi (termasuk karbohidrat, lemak, dan protein). Yang harus dikurangi adalah jumlah kalori.
2. Tidak bertahan lama
Saat pertama kali kekurangan makanan, tubuh kita akan 'kaget' dan berat badan pun menurun. Namun setelah tubuh tak kaget lagi, ia akan mulai beradaptasi dengan cara memperlambat metabolisme, dan tubuh pun akan berhenti kehilangan berat badan. Jadi, meskipun kita sudah memiliki modal berupa niat dan usaha yang kuat untuk berdiet selama-lamanya, tubuh kita tak melakukan hal yang sama.
3. Yo-yo
Ingat mainan anak-anak bernama yo-yo? Naik, turun, naik, turun. Ini juga efek yang ditimbulkan oleh diet. Karena serba menahan diri, ada kalanya kita jadi merasa ngidam dan bahkan lebih lapar dari biasanya. Akibatnya, jika kita penuhi rasa ngidam ini, kita justru akan makan lebih banyak dari porsi normal. Solusinya? Tak perlu berdiet, cukup makan dengan porsi secukupnya.

4. Mengganggu kehidupan
Gara-gara diet, Anda jadi harus menolak ajakan makan malam di luar, acara masak-masak di rumah teman, atau traktiran besar-besaran dalam rangka ulang tahun si bos. Padahal hal-hal inilah yang membuat hidup terasa lebih seru, bukan?
5. Kekurangan energy
Mengurangi asupan kalori secara drastis bisa berakibat turunnya level energi. Tak heran jika Anda jadi sering merasa pusing saat sedang berdiet.
6. Kuantitas vs kualitas
Memangnya Anda bisa menikmati makanan jika sambil menyuap Anda terus menghitung berapa kalori yang masuk ke tubuh? Aktivitas ini justru membuat Anda tetap merasa lapar meskipun sedang makan. Solusinya? Konsumsilah makanan yang banyak mengandung nutrisi. Semakin banyak nutrisi yang masuk ke tubuh, semakin jarang Anda merasa lapar.

7. Satu dimensi
Anda tak berharap bisa turun berat badan hanya dengan berdiet, kan? Jangan lupa, kita juga harus rajin berolah raga dan menjaga pola makan sehat. Tak perlu lari marathon 10 kilometer. Anda hanya perlu lebih aktif, karena seiring dengan bertambahnya umur, metabolisme kita akan semakin lambat. 'Aktif' di sini bisa berarti naik turun ruangan menggunakan tangga (bukan lift), atau berjalan kaki ke kantor (jika kantor Anda dekat, tentunya).
Jadi, ubahlah hidup Anda dengan cara mengubah pola pikir terhadap kesehatan, nutrisi, dan gaya hidup sehat. Berhenti berdiet, dan mulailah makan dengan cara yang sehat.

Agar Rambut Lekas Panjang..


1. Vitamin: Vitamin dibutuhkan seluruh bagian tubuh termasuk rambut. Jika vitamin yang Anda konsumsi kurang, maka dengan sendirinya, nutrisi yang diterima rambut pun tidak cukup. Jika nutrisi yang diterima kurang, maka akar rambut akan menjadi rapuh. Volume rambut pun semakin menipis. Hal tersebut membuatnya sulit tumbuh. Jika perlu, konsumsi multivitamin tambahan untuk melengkapi kebutuhan Anda. Menggunakan vitamin rambut khusus juga bisa menjadi jalan keluar yang baik.

2. Periksa ujung rambut: Jangan lupa untuk memeriksa ujung rambut Anda secara rutin. Cabang dan kekeringan di ujung rambut juga menjadi salah satu penyebab rambut sulit panjang. Tak ada salahnya untuk memotong ujung rambut Anda sepanjang 1-2 cm secara rutin setiap bulannya (trimmed). Hal ini juga bisa membuat keindahan rambut terjaga.
3. Atasi ketombe: Ketombe merupakan salah satu masalah yang umum dialami. Timbulnya ketombe di kulit kepala juga akan membuat rambut rapuh dan rontok. Jadi jika ketombe muncul, jangan sepelekan. Gunakan shampo khusus untuk mengatasinya. Jika ketombe yang muncul semakin parah, sebaiknya konsultasikan hal ini ke dokter kulit.
4. Perlancar aliran darah di kulit kepala: Kurangnya nutrisi di rambut bisa jadi karena aliran darah di kepala yang tidak lancar. Perawatan seperti creambath (memijat kulit kepala) dapat membuat aliran darah di kepala menjadi lancar. Jika tidak sempat ke salon, sempatkan waktu untuk keramas lebih lama. Pijat kepala Anda dari pangkal dahi hingga ge belakang. Jangan memijatnya terlalu keras.

5. Cara menyisir : Cara menyisir rambut juga harus diperhatikan. Cara menyisir rambut yang salah dapat membuat rambut patah dan rusak. Setelah keramas, jangan menyisir rambut dengan sisir sikat, karena akan membuatnya patah. Pilihlah sisir garpu dengan jari-jari yang jarang. Rapihkan kembali rambut Anda ketika kering.
6. Jaga kebersihannya : Malas keramas akan membuat rambut Anda sulit panjang. Di dalam shampo juga terdapat nutrisi yang diperlukan rambut untuk tumbuh. Selain itu, membiarkan kotoran menempel di kulit kepala akan membuat rambut rusak. Minimal keramaslah dua hari sekali, agar kelembaban kulit kepala tetap terjaga.
7. Hilangkan stres : Stres yang Anda alami juga berpengaruh pada kesehatan akar rambut. Metabolisme tubuh yang kacau karena stres akan membuat kesehatan rambut terganggu. Tak ada salahnya untuk rileks dan bersantai sejenak. Lupakan pikiran dan beban yang Anda alami. Ke salon dan melakukan perawatan rambut dan tubuh juga bisa menjadi jalan keluar Anda untuk mengatasi stres hilang. Rambut dan tubuh makin cantik, stres Anda pun hilang.